JawaPos.com - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, namun hingga saat ini belum menimbulkan dampak yang signifikan. Meski demikian, Pemeritah Provinsi Jawa Timur menghimbau masyarakat tetap tenang.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjelaskan bahwa pemantauan terhadap aktivitas Gunung Semeru terus dilakukan oleh Badan Geologi secara intensif.
Gunung Semeru memang menunjukkan aktivitas vulkanik, namun kondisinya relatif stabil dan status kesiapsiagaannya tidak mengalami perubahan.
"Satu hal yang penting, bahwa untuk Gunung Semeru ini memang sejak November 2025 ada aktivitas vulkanik yang terus dipantau oleh Badan Geologi, dan status kesiagaannya tidak berubah dari November 2025 sampai hari ini masih terjadi, tapi stabil," kata Emil ditemui di Dyandra Convention Center, Senin (7/9).
Dia mengatakan, pembatasan aktivitas masyarakat di area Gunung Semeru saat ini hanya difokuskan pada kawasan radius aman di sekitar kawah.
"Semeru statusnya siaga sudah ada, bahwa dia itu fokusnya yang ada pembatasan adalah di sekitar kawah," katahya.
Di sisi lain, Emil juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buyying memborong masker secara berlebihan supaya tidak terjadi kelangkaan.
(0)Comments